Indonesia Updates
Lombok BaratBeritaLombokNasional

Oknum Ustaz di Lombok Barat Diduga Lecehkan Santriwati, Ponpes Rusak!

×

Oknum Ustaz di Lombok Barat Diduga Lecehkan Santriwati, Ponpes Rusak!

Sebarkan artikel ini
Image Credit Muhammad Awaludin/Beritasatu.com - Pihak kepolisian menenangkan warga yang merusak pondok pesantren (ponpes) di Lombok barat karena isu dugaan pelecehan seksual oleh oknum ustaz, Rabu 8 Mei 2024.
Image Credit Muhammad Awaludin/Beritasatu.com - Pihak kepolisian menenangkan warga yang merusak pondok pesantren (ponpes) di Lombok barat karena isu dugaan pelecehan seksual oleh oknum ustaz, Rabu 8 Mei 2024.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Amuk warga terjadi di Desa Persiapan Pesisir Mas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat pada Rabu (8/5/2024). Pondok Pesantren NQW menjadi sasaran setelah rumor dugaan pelecehan seksual oleh oknum ustaz mencuat.

Aparat kepolisian sigap meredam situasi. Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus Nyoman Gede Junaedi memastikan situasi terkini kondusif. “Saat ini sudah kondusif, personel kami disiagakan di lokasi,” ujarnya pada Kamis (9/5/2024).

Informasi yang beredar menyebutkan oknum ustaz berinisial MA, pemilik ponpes, diduga melakukan tindakan tak senonoh terhadap lima santriwati. Kejadian ini memantik kemarahan warga sekitar yang kemudian mendatangi ponpes dan melakukan aksi perusakan.

“Kami langsung turun tangan mengamankan situasi dan menenangkan warga,” ungkap AKBP Bagus Nyoman.

Polres Lombok Barat kini membuka pintu bagi para korban atau keluarga yang merasa dirugikan untuk melapor secara resmi. “Kami mohon kepada korban atau keluarga korban untuk melapor agar kasus ini segera diproses,” tegas orang nomor satu di Polres Lombok Barat tersebut.

BACA :   World Water Forum (WWF) ke-10: Membahas Krisis Air dan Mencari Solusi Berkelanjutan di Bali

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak termakan isu miring dan menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwajib. “Mari kita jaga kondusif dan percayakan proses hukum kepada kepolisian,” pinta AKBP Bagus Nyoman.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini menjadi sorotan. Semua pihak berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan keadilan ditegakkan untuk para korban. Kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum diperlukan untuk mengungkap kebenaran dan memberikan efek jera kepada pelaku.


Pertanyaan Umum ‘FAQ’: Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren Lombok Barat


Apa yang terjadi di Lombok Barat?

Warga geram dan mendatangi Pondok Pesantren NQW karena dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum ustaz berinisial MA terhadap santriwati. Aksi tersebut menyebabkan perusakan pada bangunan pesantren.

Bagaimana kondisi terkini?

Situasi di sekitar pesantren sudah kondusif. Kepolisian Lombok Barat telah disiagakan untuk menjaga keamanan.

BACA :   Benih Lobster Senilai Rp19,2 Miliar Digagalkan Penyelundupannya, Polisi Buru Dalang!

Apakah pihak kepolisian sudah mengambil tindakan?

Ya. Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus ini dan meminta para korban atau keluarga korban untuk melapor secara resmi.

Mengapa warga marah?

Warga marah karena dugaan tindakan pelecehan seksual tersebut mencederai kesucian dan keamanan para santriwati.

Apa yang harus dilakukan jika menjadi korban atau mengetahui korban pelecehan seksual?

Segera lapor ke pihak kepolisian. Polres Lombok Barat membuka pintu bagi siapa saja yang ingin melapor terkait kasus ini.

Bagaimana masyarakat bisa membantu?

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak termakan isu miring, dan menyerahkan penanganan kasus kepada pihak berwajib.

Apa harapan dari kasus ini?

Semua pihak berharap agar kasus ini segera diusut tuntas, keadilan ditegakkan untuk para korban, dan pelaku diberikan hukuman setimpal.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS