Indonesia Updates
CirebonBeritaJawa BaratNasional

Pelaku Tertangkap Ternyata Pembunuhan Gegara “Cash Before Crush” di Kosan Cirebon

×

Pelaku Tertangkap Ternyata Pembunuhan Gegara “Cash Before Crush” di Kosan Cirebon

Sebarkan artikel ini
Image Credit Dedi Haryadi/Radarcirebon.com - Pelaku berinisial C (30 tahun), karyawan koperasi asal Astanajapura, Cirebon.
Image Credit Dedi Haryadi/Radarcirebon.com - Pelaku berinisial C (30 tahun), karyawan koperasi asal Astanajapura, Cirebon.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Ada peribahasa bilang “gaul boleh, norak jangan”. Nah, kayaknya pepatah itu lagi ngetrend nih, apalagi setelah kejadian di Cirebon. Seorang cewek muda belia bernama Anita (21) harus mati muda gara-gara kencan online yang ujungnya malah mencekam.

Awalnya sih biasa aja. Anita yang baru ngekos di Kedawung, Cirebon, kedatangan tamu cowok pada Kamis (9/5/2024) sore. CCTV nyatetin mereka masuk ke kamar kosan. Eh, beberapa jam kemudian, geger deh! Anita ditemukan nggak bernyawa ngumpet di lemari pakaian.

Polisi yang datang langsung ngeker keri yeeyyy… alias gerak cepat. Olah TKP sampai malem, nyariin barang bukti dan jejak pelaku. Soalnya, dari luka di kepala Anita, udah jelas ini bukan kematian biasa.

Kerja keras polisi nggak sia-sia. Pelakunya yang ternyata cowok yang sama ngobrol sama Anita di CCTV, ketangkep di hari yang sama! Cowok itu berinisial C (30 tahun), karyawan koperasi asal Astanajapura, Cirebon.

Ternyata, motif pembunuhannya bikin geleng-geleng kepala. C ngaku emosi karena Anita minta cash alias dibayar dulu sebelum “service”. Nggak cuma itu, pas diajak begituan, Anita malah ngegigit tangan C. Wah, kalau kata anak zaman now, “cash before crush” nya Anita ini malah jadi “pupus harapan” alias gagal total, ya kan?

C yang lagi emosi ngga bisa ngontrol diri. Anita dicekik dan dipukul sampai pingsan. Nah, biar nggak ketahuan, jasad Anita disembunyiin di lemari pakaian. Hii serem!

BACA :   Pertemuan Haru Penuh Syukur: Orang Tua dan Siswa SMK Lingga Kencana Kembali Bertemu di Depok

Polisi berhasil mengamankan barang bukti kayak HP pelaku, baju yang dia pake pas kejadian, motor yang dipake, sampai bantal, seprei, dan barang-barang lain dari kosan Anita.

Meskipun pelaku udah ditangkap, penyelidikan masih jalan terus. Polisi mau ngorek detail kejadiannya, ngelihat ada pihak lain yang terlibat nggak, dan pastinya ngumpulin bukti sebanyak-banyaknya biar C nggak bisa ngeles.

Di sisi lain, keluarga Anita di Indramayu lagi berduka. Jenazah Anita udah dimakamkan pada hari yang sama.

Kasus ini jadi pelajaran buat kita semua, khususnya yang suka main aplikasi kencan online. Inget, gengs:

  • Ketemuan di tempat umum dulu, jangan langsung ngajak ke kosan yang sepi.
  • Kasih tau orang terdekat soal rencana kencan kamu, kasih tau juga siapa orang yang mau kamu temuin.
  • Waspada sama modus-modus kejahatan online, nggak cuma penipuan, pemerasan, tapi juga bisa kayak gini.

Yuk kita sama-sama bijak dan hati-hati biar nggak jadi korban kayak Anita.


Pertanyaan Umum (FAQ): Kencan Online Mencekam di Kosan Cirebon


Q: Apa yang terjadi pada Anita?

A: Anita (21 tahun) ditemukan tewas di dalam lemari pakaian kamar kosnya di Kedawung, Cirebon pada Kamis (9/5/2024). Diduga ia menjadi korban pembunuhan.

BACA :   Antusiasme Masyarakat Saat Presiden Jokowi Kunjungi Pasar Laino Raha

Q: Bagaimana awal mula kejadian?

A: Anita baru menempati kos tersebut kurang dari sebulan.

  • Pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, Anita terlihat bersama seorang pria memasuki kamar kos (CCTV).
  • Beberapa jam kemudian, teman sekampung Anita curiga karena tidak bisa menghubunginya dan menemukan jasad Anita tersembunyi di dalam lemari pakaian.

Q: Siapa pelakunya dan apa motifnya?

A: Pelaku pembunuhan adalah pria berinisial C (30 tahun), seorang karyawan koperasi yang ditangkap pada hari yang sama.

  • Motif pembunuhan didasari emosi pelaku karena Anita meminta dibayar di muka untuk layanan kencan (“cash before crush”) dan menolak ajakan pelaku berhubungan intim.

Q: Bagaimana penyelidikannya?

A:

  • Polisi bergerak cepat ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
  • Barang bukti seperti HP pelaku, pakaian yang dikenakan, sepeda motor, dan barang-barang dari kamar kos diamankan.
  • Penyelidikan masih berlanjut untuk mengetahui detail kejadian dan mengumpulkan bukti untuk memperkuat dakwaan.

Q: Apa pesan moral dari kejadian ini?

A: Kasus ini menjadi pengingat untuk berhati-hati saat menggunakan aplikasi kencan online.

  • Sebaiknya bertemu di tempat umum untuk kencan pertama.
  • Informasikan rencana pertemuan kepada orang terdekat.
  • Waspada terhadap modus-modus kejahatan online.

IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS