INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Tragedi memilukan terjadi di Desa Temboan, Kecamatan Maesaan, Minahasa Selatan, pada Jumat (3/5) dini hari. Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai mertuanya dengan parang, diduga karena dipicu rasa cemburu buta.
RL alias Refrain, pelaku kekejaman ini, mengaku kepada polisi bahwa ia curiga istrinya, Rohinda Tompunu (24), memiliki hubungan asmara dengan pria lain. Rasa cemburu yang membakar hatinya mendorong RL untuk melakukan tindakan brutal, menghabisi nyawa Rohinda dengan luka parang di bagian kepala dan jari.
Tak hanya Rohinda, mertua laki-laki RL, Jerry Tompunu (48), juga tak luput dari amukannya. Jerry mengalami luka serius akibat serangan RL dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
Peristiwa ini sontak menggemparkan warga sekitar dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Kapolres Minsel, AKBP Feri Sitorus, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya masih mendalami motif di balik tragedi ini.
“Dugaan awal adalah cemburu,” ujar AKBP Feri. “Namun, kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan motif yang sebenarnya.”
Kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian dan RL beserta barang bukti telah diamankan. AKBP Feri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan isu-isu hoaks terkait peristiwa ini.
Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi kita semua tentang bahaya cemburu buta dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan membawa luka dan penyesalan bagi semua pihak.
Pertanyaan Umum ‘FAQ’ Tentang Tragedi Suami Bunuh Istri dan Lukai Mertua di Minsel
Q: Apa yang menjadi motif di balik tragedi ini?
A: Motif utama diduga adalah cemburu. Pelaku, RL alias Refrain, mengaku kepada polisi bahwa ia curiga istrinya, Rohinda Tompunu, memiliki hubungan asmara dengan pria lain.
Q: Bagaimana kondisi mertua laki-laki pelaku?
A: Mertua laki-laki pelaku, Jerry Tompunu, mengalami luka serius akibat serangan RL dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
Q: Apa tindakan yang telah diambil oleh pihak kepolisian?
A: Pihak kepolisian telah menangani kasus ini dan RL beserta barang bukti telah diamankan. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan motif yang sebenarnya.
Q: Apa imbauan dari pihak kepolisian kepada masyarakat?
A: AKBP Feri Sitorus, Kapolres Minsel, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan isu-isu hoaks terkait peristiwa ini.
Q: Bagaimana cara kita bisa membantu keluarga korban?
A: Kita dapat mendoakan agar keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi situasi yang sulit ini. Kita juga dapat memberikan bantuan moril dan materil kepada keluarga korban, jika memungkinkan.
Q: Apa pelajaran yang dapat kita petik dari tragedi ini?
A: Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi kita semua tentang bahaya cemburu buta dan pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga. Kekerasan bukanlah solusi dan hanya akan membawa luka dan penyesalan bagi semua pihak.
Q: Di mana saya bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang tragedi ini?
A: Anda dapat mengikuti perkembangan berita terbaru melalui media massa lokal dan nasional.
IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS