Indonesia Updates
Way KananBeritaLampungNasional

Warga Trauma Pascainsiden Penembakan di Arena Sabung Ayam Way Kanan

×

Warga Trauma Pascainsiden Penembakan di Arena Sabung Ayam Way Kanan

Sebarkan artikel ini
Image Credit Triyono/Beritasatu - Sejumlah mobil ditinggal di arena judi sabung ayam Way Kanan, Lampung.
Image Credit Triyono/Beritasatu - Sejumlah mobil ditinggal di arena judi sabung ayam Way Kanan, Lampung.

Suara letusan senjata api yang terdengar berkali-kali di Desa Karang Manik, Kecamatan Negeri Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, meninggalkan trauma mendalam bagi warga setempat. Insiden berdarah yang terjadi saat penggerebekan arena judi sabung ayam itu kini menjadi perhatian serius pihak berwenang.

Pascakejadian, lokasi sabung ayam masih dipasangi garis polisi. Sebanyak 20 unit mobil berbagai jenis ditinggalkan oleh pemiliknya di sekitar arena. Warga kini diliputi ketakutan dan kekhawatiran akan kemungkinan konflik susulan antaraparat.

Arena Judi Milik Oknum TNI

Arena sabung ayam yang menjadi pusat insiden berdarah tersebut diketahui telah beroperasi selama lima bulan. Lokasinya yang tersembunyi di tengah perkebunan karet membuatnya sulit terdeteksi aparat. Berdasarkan hasil penyelidikan, arena ini diduga milik dua anggota TNI aktif, Peltu Lubis dan Kopka Basar, yang kini telah diamankan oleh Pomdam Sriwijaya.

Perjudian ini mayoritas diikuti oleh pemain dari luar daerah, bahkan luar Kabupaten Way Kanan. Setiap kali dibuka, puluhan pemain memadati lokasi dengan kendaraan mewah yang terparkir di sekelilingnya. Di sekitar arena, masih terlihat sisa-sisa kandang ayam yang berserakan serta botol air mineral yang tercecer di tanah.

Warga sekitar mengaku tidak pernah terlibat dalam aktivitas tersebut, tetapi keberadaan arena judi ini telah lama membuat mereka resah.

Kesaksian Warga: Suara Letusan

Seorang warga, Zeki (43), mengaku mendengar suara tembakan sebelum penggerebekan berubah menjadi tragedi.

“Kami kaget dengan suara letupan tersebut. Masyarakat di sini merasa tidak aman dan nyaman dengan adanya tempat perjudian itu,” kata Zeki saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, warga lainnya, Ardi Erwansyah (40), mengungkapkan bahwa arena sabung ayam tersebut sebenarnya sempat ditutup menjelang bulan Ramadan, tetapi dibuka kembali hanya satu minggu sebelum puasa.

BACA :   Komisi Yudisial Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik Hakim PN Jakpus dalam Vonis Ringan Harvey Moeis

“Para pemain judi sabung ayam ini berasal dari luar kota. Sebelum puasa sempat ditutup, tapi satu minggu sebelum puasa dibuka lagi,” ungkap Ardi.

Perkembangan Kasus: Satu Tersangka, Dua Oknum TNI Diamankan

Dalam kasus ini, Polda Lampung telah menetapkan seorang warga sipil berinisial Z sebagai tersangka atas kasus perjudian. Sementara itu, dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam insiden penembakan masih berstatus saksi dan saat ini diamankan di Denpom Lampung.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap lebih jauh peran para pihak yang terlibat serta memastikan keadilan bagi para korban. Masyarakat setempat berharap agar kejadian serupa tidak terulang dan wilayah mereka kembali aman dari aktivitas ilegal seperti perjudian ini.


Pertanyaan Umum (FAQ): INSIDEN PENEMBAKAN DI ARENA SABUNG AYAM WAY KANAN


1. Apa yang terjadi di Desa Karang Manik, Way Kanan?
Sebuah insiden penembakan terjadi saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Desa Karang Manik, Kecamatan Negeri Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung. Insiden ini menyebabkan ketakutan di kalangan warga setempat.

2. Mengapa lokasi sabung ayam menjadi perhatian aparat?
Arena judi ini diduga telah beroperasi selama lima bulan dan dikelola oleh dua oknum TNI aktif. Selain itu, perjudian yang berlangsung menarik banyak peserta dari luar daerah, menjadikannya pusat aktivitas ilegal yang akhirnya mendapat perhatian aparat.

3. Siapa pemilik arena sabung ayam tersebut?
Berdasarkan penyelidikan, arena judi ini diduga milik dua anggota TNI aktif, Peltu Lubis dan Kopka Basar, yang kini telah diamankan oleh Pomdam Sriwijaya.

BACA :   HUT Ke-79 RI: Persembahan Lagu Nusantara Sambut Tamu Undangan di Istana Kepresidenan IKN

4. Apa yang ditemukan di lokasi setelah insiden?
Pasca penggerebekan, sebanyak 20 unit mobil berbagai jenis ditinggalkan pemiliknya. Selain itu, masih ditemukan sisa-sisa kandang ayam dan botol air mineral yang berserakan di sekitar lokasi.

5. Bagaimana reaksi warga terhadap insiden ini?
Warga merasa trauma dan takut akan adanya konflik susulan antara aparat. Mereka juga sudah lama resah dengan keberadaan tempat perjudian ini yang dinilai mengganggu ketertiban.

6. Apakah ada saksi yang mendengar suara tembakan?
Ya, beberapa warga mendengar suara letusan senjata api sebelum terjadinya penggerebekan. Salah satunya adalah Zeki (43), yang mengaku kaget dan merasa tidak aman dengan keberadaan tempat perjudian tersebut.

7. Apa langkah hukum yang telah diambil?
Polda Lampung telah menetapkan seorang warga sipil berinisial Z sebagai tersangka dalam kasus perjudian. Sementara itu, dua oknum TNI yang diduga terlibat dalam insiden penembakan masih berstatus saksi dan diamankan di Denpom Lampung.

8. Apakah arena sabung ayam ini sempat ditutup?
Menurut warga, arena ini sempat ditutup menjelang bulan Ramadan. Namun, satu minggu sebelum puasa, tempat tersebut kembali dibuka dan mulai beroperasi lagi.

9. Bagaimana kondisi lokasi pasca insiden?
Lokasi saat ini masih dipasangi garis polisi, dan pihak berwenang terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini.

10. Apa harapan warga terhadap kasus ini?
Warga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan wilayah mereka bisa kembali aman dari aktivitas perjudian ilegal yang berpotensi memicu konflik.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM

GOOGLE NEWS | WHATSAPP CHANNEL


Image Credit AP - Anggota tim pencarian dan penyelamatan China memindahkan seorang korban dari gedung yang runtuh setelah gempa Myanmar di Mandalay, Senin, 31 Maret 2025.
Myanmar

INDONESIAUPDATES.COM, INTERNASIONAL – Myanmar mengumumkan masa berkabung nasional selama sepekan, mulai Senin (31/3/2025), menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara tersebut. Gempa bermagnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada Jumat (28/3/2025)…