INDONESIAUPDATES,COM, NASIONAL – Angin puting beliung melanda wilayah Subang Selatan, Jawa Barat, mengakibatkan kerusakan di tiga desa yang tersebar di dua kecamatan. Salah satu desa yang mengalami dampak terparah adalah Desa Tambakan, Kecamatan Jalancagak.
Bencana yang terjadi pada Sabtu (22/3) sore ini menyebabkan sebanyak 305 bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan tempat ibadah, mengalami kerusakan dari tingkat ringan hingga berat. Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap akibat terjangan angin kencang.
Sejak kejadian, warga setempat bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama membersihkan puing-puing dan memperbaiki rumah yang terdampak. “Kejadiannya sangat cepat, awalnya hanya hujan biasa, tiba-tiba angin puting beliung datang. Saat kejadian, keluarga saya berlindung di bagian belakang rumah. Tidak ada korban jiwa, tapi anak saya mengalami luka ringan akibat tertimpa puing,” ujar Tria, warga Desa Tambakan.
Kesaksian serupa disampaikan oleh Denah, warga lain yang rumahnya turut mengalami kerusakan. “Hujan deras turun, lalu tiba-tiba terdengar suara gemuruh angin selama sekitar dua menit. Saat itu juga, atap rumah mulai berterbangan,” tuturnya.
Kepala Pelaksana BPBD Subang, Udin Jazudin, membenarkan bahwa puting beliung telah menyebabkan kerusakan signifikan di wilayah tersebut. “Desa Tambakan menjadi daerah dengan jumlah bangunan rusak terbanyak. Kami masih melakukan pendataan untuk pelaporan ke bupati,” ujarnya.
Sebagai langkah darurat, BPBD telah mendirikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka puasa bagi warga yang terdampak. “Mengingat kejadian ini berlangsung di bulan Ramadan, kami berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tambahnya.
Selain bantuan logistik, BPBD juga mengerahkan alat berat, termasuk ekskavator backhoe, untuk membersihkan puing-puing bangunan. Beberapa warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah sementara mengungsi ke rumah saudara mereka.
Hingga saat ini, proses pemulihan masih terus berlangsung. Pihak berwenang mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Subang dan sekitarnya.
Pertanyaan Umum FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Apa yang menyebabkan angin puting beliung di Subang Selatan?
Angin puting beliung terjadi akibat perubahan cuaca ekstrem yang dipicu oleh hujan deras dan perbedaan tekanan udara secara mendadak di wilayah tersebut.
2. Berapa banyak bangunan yang terdampak akibat bencana ini?
Sebanyak 305 bangunan, termasuk rumah, sekolah, dan tempat ibadah, mengalami kerusakan ringan hingga berat.
3. Apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini?
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun seorang anak mengalami luka ringan akibat tertimpa puing bangunan.
4. Apa langkah yang telah dilakukan BPBD?
BPBD telah melakukan pendataan, mendirikan dapur umum, serta mengerahkan alat berat untuk membantu warga membersihkan material bangunan yang rusak.
5. Bagaimana kondisi warga yang terdampak?
Sebagian warga masih berusaha memperbaiki rumah mereka, sementara beberapa di antaranya mengungsi ke rumah saudara karena kerusakan yang cukup parah.
6. Bagaimana cara warga mendapatkan bantuan?
Warga dapat menghubungi posko darurat BPBD setempat atau pihak pemerintah desa untuk mendapatkan bantuan logistik dan kebutuhan lainnya.
7. Apakah ada prediksi cuaca yang bisa membantu warga lebih waspada?
BMKG menyarankan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi pemerintah.
IKUTI INDONESIAUPDATES.COM
GOOGLE NEWS | WHATSAPP CHANNEL