Indonesia Updates
InternasionalBerita

Trotoar Ambles di Kuala Lumpur: Insiden Turis India Hilang dan Upaya Penanganan

×

Trotoar Ambles di Kuala Lumpur: Insiden Turis India Hilang dan Upaya Penanganan

Sebarkan artikel ini
Image Credit haryanta.p/Shutterstock - Masjid India, Kuala Lumpur, Malaysia.
Image Credit haryanta.p/Shutterstock - Masjid India, Kuala Lumpur, Malaysia.

INDONESIAUPDATES.COM, INTERNASIONAL – Kuala Lumpur, Malaysia, digemparkan oleh insiden amblesnya trotoar yang menyebabkan seorang turis wanita asal India, G. Vijaya Lakshmi, hilang setelah jatuh ke dalam lubang sedalam delapan meter di kawasan Masjid India pada 23 Agustus lalu. Kejadian tragis ini memicu operasi pencarian yang intensif selama sembilan hari, namun terpaksa dihentikan pada 31 Agustus karena pertimbangan keselamatan tim SAR.

Menurut Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Alam (NRES) Malaysia, amblesnya trotoar tersebut disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk aktivitas manusia, kondisi cuaca, dan erosi lapisan tanah di bawah permukaan. Investigasi yang dilakukan oleh berbagai lembaga menunjukkan bahwa amblesnya tanah di lokasi tersebut dipicu oleh pengikisan lapisan tanah tebing di bawah permukaan.

NRES mengungkapkan bahwa untuk menangani masalah ini, Dewan Kota Kuala Lumpur (DBKL) akan menyusun laporan teknis mengenai investigasi geologi dan struktur bawah permukaan dalam waktu tiga bulan ke depan. Departemen Mineral dan Geosains Malaysia (JMG) turut berperan dalam investigasi ini dengan menggunakan peralatan Ground Penetration Radar (GPR) untuk mendapatkan gambaran stratigrafi geologi dan sistem utilitas bawah permukaan di area kejadian.

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa meskipun insiden ini merupakan kejadian yang sangat disayangkan, Kuala Lumpur tetap aman untuk ditinggali. Langkah-langkah untuk memperkuat monitoring, pemeliharaan, dan investigasi bawah permukaan akan diambil untuk mencegah terjadinya ancaman tanah longsor dan sinkhole di masa depan. Proyek Greater KL Sub-Surface Geological Mapping juga sedang diperbarui untuk memperbaiki data mengenai kondisi bawah permukaan kota. Proyek ini melibatkan sepuluh otoritas lokal di Lembah Klang dengan tujuan meningkatkan informasi tentang kondisi bawah permukaan kota.

BACA :   Liam Payne Dilaporkan Berperilaku Tidak Biasa Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Secara geologis, tanah di Kuala Lumpur terdiri dari 30 persen batuan kapur dan 70 persen batuan granit serta batuan metasedimen, termasuk formasi Kenny Hill, schist Hawthornden, dan schist Dinding. Di area kejadian, batuan yang dominan adalah batu schist, filit, dan kuarsit dari formasi Kenny Hill. Upaya untuk mencegah kejadian serupa di masa depan terus dilakukan melalui peningkatan pemantauan dan pemeliharaan infrastruktur bawah permukaan kota.


Pertanyaan Umum (FAQ): Insiden Trotoar Ambles di Kuala Lumpur


  1. Apa yang terjadi di Kuala Lumpur pada 23 Agustus? Pada 23 Agustus 2024, trotoar di kawasan Masjid India, Kuala Lumpur, ambles dan menyebabkan seorang turis wanita asal India, G. Vijaya Lakshmi, jatuh ke dalam lubang sedalam delapan meter.
  2. Apa penyebab amblesnya trotoar tersebut? Menurut Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Alam (NRES) Malaysia, amblesnya trotoar diduga disebabkan oleh kombinasi faktor seperti aktivitas manusia, kondisi cuaca, dan erosi lapisan tanah di bawah permukaan.
  3. Apa yang dilakukan setelah insiden tersebut? Setelah insiden, dilakukan operasi pencarian selama sembilan hari untuk menemukan turis yang hilang. Operasi ini dihentikan pada 31 Agustus karena alasan keselamatan tim SAR. Selain itu, investigasi multi-lembaga dilakukan untuk menentukan penyebab amblesnya trotoar.
  4. Apa hasil investigasi mengenai penyebab amblesnya trotoar? Investigasi menunjukkan bahwa amblesnya trotoar dipicu oleh pengikisan lapisan tanah tebing di bawah permukaan. Dewan Kota Kuala Lumpur (DBKL) akan menyusun laporan teknis mengenai investigasi geologi dan struktur bawah permukaan dalam tiga bulan ke depan.
  5. Apa langkah yang diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan? Pemerintah Malaysia, melalui NRES dan DBKL, akan meningkatkan monitoring, pemeliharaan, dan investigasi bawah permukaan untuk mencegah ancaman tanah longsor dan sinkhole di masa depan. Proyek Greater KL Sub-Surface Geological Mapping juga sedang diperbarui untuk memperbaiki data mengenai kondisi bawah permukaan kota.
  6. Bagaimana keamanan kota Kuala Lumpur setelah insiden ini? Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa Kuala Lumpur tetap aman untuk ditinggali. Langkah-langkah pencegahan dan pemeliharaan yang lebih baik akan diterapkan untuk memastikan keselamatan penduduk dan pengunjung kota.
  7. Apa yang dilakukan untuk memahami kondisi bawah permukaan kota? Departemen Mineral dan Geosains Malaysia (JMG) menggunakan peralatan Ground Penetration Radar (GPR) untuk memetakan stratigrafi geologi dan sistem utilitas bawah permukaan di area kejadian. Proyek Greater KL Sub-Surface Geological Mapping juga diperbarui untuk memperbaiki informasi tentang kondisi bawah permukaan di Kuala Lumpur.
  8. Apa jenis batuan yang ditemukan di area sinkhole? Di area kejadian, batuan yang mendominasi adalah batu schist, filit, dan kuarsit dari formasi Kenny Hill.
BACA :   Polisi Ungkap Dugaan Kekerasan Benda Tumpul dalam Kasus Ibu-Anak di Tambora

IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS


 

Image Credit AP - Anggota tim pencarian dan penyelamatan China memindahkan seorang korban dari gedung yang runtuh setelah gempa Myanmar di Mandalay, Senin, 31 Maret 2025.
Myanmar

INDONESIAUPDATES.COM, INTERNASIONAL – Myanmar mengumumkan masa berkabung nasional selama sepekan, mulai Senin (31/3/2025), menyusul gempa bumi dahsyat yang mengguncang negara tersebut. Gempa bermagnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada Jumat (28/3/2025)…