Indonesia Updates
JakartaBeritaNasional

Ustadz Ditusuk Saat Hendak Salat Subuh, Pelaku Masih Buron

×

Ustadz Ditusuk Saat Hendak Salat Subuh, Pelaku Masih Buron

Sebarkan artikel ini
Image Credit ImageUrl - Ilustrasi.
Image Credit ImageUrl - Ilustrasi.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Seorang ustadz berinisial MS (71) menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Pesing Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis pagi (16/5/2024). Peristiwa ini terjadi saat korban hendak melaksanakan shalat Shubuh.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Sutrisno, korban ditusuk dari belakang saat sedang mengambil air wudhu untuk persiapan shalat Subuh. Korban yang juga berprofesi sebagai pedagang ini kemudian ditolong oleh warga sekitar dan dilarikan ke Rumah Sakit Graha Kedoya.

“Namun setelah dua jam di rumah sakit, korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kompol Sutrisno.

Upaya Penyelidikan

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Subartoyo, mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah bukti di lokasi kejadian. Petugas juga memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan dari para saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku. Kami mohon doa dari masyarakat agar pelaku segera tertangkap,” tutur AKP Subartoyo.

Motif Masih Misterius

Hingga saat ini, motif pelaku melakukan penusukan masih belum diketahui. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan mencari bukti-bukti lain untuk mengungkap motif pelaku.

BACA :   Serangan Drone Hizbullah Terhadap Pangkalan Angkatan Laut Israel Meningkatkan Ketegangan di Timur Tengah

Masyarakat Diminta Berhati-hati

Kapolsek Kebon Jeruk mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah, khususnya pada dini hari.

“Jika melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib,” imbau Kompol Sutrisno.

Kasus penusukan ustadz ini menjadi keprihatinan banyak pihak. Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Berikut beberapa poin penting dari berita:

  • Korban: Ustadz MS (71)
  • Lokasi: Pesing Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat
  • Kejadian: Ditusuk oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak shalat Subuh
  • Kronologi: Korban ditusuk dari belakang saat mengambil air wudhu
  • Korban: Meninggal dunia setelah dua jam di rumah sakit
  • Upaya Polisi: Melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, memeriksa CCTV dan saksi, dan masih mencari pelaku
  • Motif: Masih misterius
  • Imbauan: Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan

Kasus ini masih dalam penyelidikan. Masyarakat diharapkan bersabar dan menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian.


Pertanyaan Umum (FAQ): Penusukan Ustadz di Kebon Jeruk


Q: Kapan dan di mana kejadian penusukan ini terjadi?

A: Peristiwa ini terjadi pada Kamis pagi (16/5/2024) di kawasan Pesing Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

BACA :   Ombudsman RI Meluruskan Kesalahpahaman Tentang Program Tapera

Q: Siapa korban penusukan tersebut?

A: Korban adalah seorang ustadz berinisial MS (71).

Q: Bagaimana kronologi kejadiannya?

A: Korban ditusuk dari belakang oleh orang tak dikenal (OTK) saat sedang mengambil air wudhu untuk shalat Subuh.

Q: Bagaimana keadaan korban saat ini?

A: Sayangnya, korban meninggal dunia setelah dua jam dirawat di rumah sakit.

Q: Apakah pelaku sudah tertangkap?

A: Belum. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku.

Q: Apa motif pelaku melakukan penusukan?

A: Motif pelaku belum diketahui. Polisi sedang mendalami keterangan saksi dan mencari bukti untuk mengungkapnya.

Q: Apa yang harus dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi kejadian serupa?

A: Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada dini hari. Laporkan segera hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib.

Q: Bagaimana perkembangan terbaru dari kasus ini?

A: Informasi terbaru terkait perkembangan penangkapan pelaku dan pengungkapan motif masih ditunggu dari pihak kepolisian.

Mari kita doakan agar pelaku segera ditangkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS