Indonesia Updates
PatiBeritaJawa TengahNasional

Polda Jateng Kerahkan Metode CSI Usut Tuntas Pengeroyokan Bos Rental di Pati

×

Polda Jateng Kerahkan Metode CSI Usut Tuntas Pengeroyokan Bos Rental di Pati

Sebarkan artikel ini
Image Credit Jamaah/Beritasatu.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat ke Sukolilo, Pati, Jawa Tengah Kamis 20 Juni 2024 siang.
Image Credit Jamaah/Beritasatu.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat ke Sukolilo, Pati, Jawa Tengah Kamis 20 Juni 2024 siang.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menewaskan bos rental mobil di Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Dalam upaya tersebut, Kapolda Luthfi menginstruksikan tim gabungan Polresta Pati dan Polda Jateng untuk menggunakan metode Scientific Crime Investigation (CSI).

“Pembuktian yang tuntas, saya tidak ingin kasus ini hanya sepotong tetap suatu rangkaian tindak pidana yang bisa bersambung kita tuntaskan kasus ini biar tidak terjadi di daerah lain,” tegas Kapolda Luthfi saat mengunjungi Sukolilo, Pati, Kamis (20/6/2024).

Kapolda Luthfi menjelaskan bahwa metode CSI akan membantu tim dalam mengungkap kasus dengan pendekatan ilmiah dan mengumpulkan bukti-bukti kuat. Hal ini dilakukan untuk memastikan semua rangkaian tindak pidana terungkap dan tidak ada yang terlewatkan.

Lebih lanjut, Kapolda Luthfi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa penetapan tersangka tambahan dan Daftar Pencarian Orang (DPO) akan dilakukan dengan hati-hati dan menunggu bukti kuat keterlibatan mereka.

BACA :  Kecelakaan Tunggal Mobil Vellfire di Jalan Raya Serpong, Penyebab Masih Diselidiki

“Kami tidak mau gegabah dalam menetapkan tersangka tambahan. Polisi juga belum menetapkan DPO, sampai saat ini dan masih terus bekerja untuk mendapatkan bukti kuat dalam mengamankan keterlibatan pelaku lain,” terangnya.

Kapolda Luthfi juga menekankan bahwa Polda Jateng fokus pada pengungkapan kasus pengeroyokan ini, sedangkan untuk kasus penggelapan mobil ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur.

“Jadi Polda Jawa Tengah tidak pernah menerima laporan terkait kasus mobil ini, laporannya ada di Jakarta Timur. Fokus Polda Jawa Tengah mengungkap Pasal 170 KUHP, sedangkan proses sebelumnya Jakarta Timur,” ujar Kapolda Jateng.

Penggunaan metode CSI dan kehati-hatian dalam penetapan tersangka diharapkan dapat membantu tim dalam mengungkap kasus ini secara tuntas dan adil. Masyarakat pun berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dan para pelaku dapat diadili seadil-adilnya.


Pertanyaan Umum (FAQ): Pengeroyokan Bos Rental di Pati Diusut Tuntas dengan Metode CSI


Apa yang dilakukan Kapolda Jateng untuk mengusut kasus pengeroyokan bos rental di Pati?

  • Kapolda Jateng menginstruksikan tim gabungan Polresta Pati dan Polda Jateng untuk menggunakan metode Scientific Crime Investigation (CSI) dalam mengungkap kasus ini.
  • Kapolda menegaskan bahwa penetapan tersangka tambahan dan Daftar Pencarian Orang (DPO) akan dilakukan dengan hati-hati dan menunggu bukti kuat keterlibatan mereka.
  • Kapolda juga menekankan bahwa Polda Jateng fokus pada pengungkapan kasus pengeroyokan ini, sedangkan untuk kasus penggelapan mobil ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur.
BACA :  Densus 88 Tangkap Teroris ISIS di Cikampek, Rencana Bom Berhasil Digagalkan

Bagaimana metode CSI membantu dalam mengungkap kasus ini?

  • Metode CSI menggunakan pendekatan ilmiah dan mengumpulkan bukti-bukti kuat untuk memastikan semua rangkaian tindak pidana terungkap dan tidak ada yang terlewatkan.

Berapa banyak tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus ini?

  • Hingga saat ini, 10 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut.

Apakah ada pelaku yang masih buron?

  • Kemungkinan ada pelaku lain yang masih buron. Namun, penetapan DPO akan dilakukan dengan hati-hati dan menunggu bukti kuat keterlibatan mereka.

Apa harapan masyarakat terkait kasus ini?

  • Masyarakat berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan secara tuntas dan adil, dan para pelaku dapat diadili seadil-adilnya.

IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS