Indonesia Updates
Lampung TengahBeritaLampungNasional

Pelajar SMK di Lampung Tengah Buang Bayi di Kolam Ikan, Terungkap!

×

Pelajar SMK di Lampung Tengah Buang Bayi di Kolam Ikan, Terungkap!

Sebarkan artikel ini
Image Credit Roy Triono/ Beritasatu.com - Pelaku pembuang bayi di lampung tengah.
Image Credit Roy Triono/ Beritasatu.com - Pelaku pembuang bayi di lampung tengah.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Kabar mengejutkan datang dari Lampung Tengah. Seorang pelajar SMK di sana nekat membuang bayi yang baru saja dilahirkan kekasihnya di kolam ikan. Cerita ini terungkap setelah mayat bayi malang itu ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain hujan di sekitar kolam.

Kejadian ini bermula ketika seorang pelajar bernama AN (18) dari salah satu SMK di Lampung Tengah, tega membunuh bayinya sendiri yang baru lahir. Bayi itu merupakan hasil hubungan gelap antara AN dan kekasihnya, NN (17). Karena merasa malu dan belum siap menjadi orang tua, AN memilih jalan pintas yang sangat tragis.

Setelah melahirkan bayi tersebut sendirian di dalam kamar, NN menyerahkan bayinya yang masih hidup kepada AN. Namun, AN kemudian membunuh bayi itu dan membuangnya ke kolam ikan di Kampung Tanjung Jaya, Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah.

Mayat bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan—bengkak, tali pusar masih menempel, dan mulai membusuk. Bau tidak sedap dari jasad bayi itu membuat warga sekitar terkejut dan langsung melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Polisi bergerak cepat. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, mereka berhasil menangkap AN di rumahnya di Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah. Dari penyelidikan lebih lanjut, polisi juga mengungkap identitas ibu dari bayi tersebut, yaitu NN.

Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, mengatakan bahwa AN dan NN sudah berpacaran selama lima tahun. “Bayi itu lahir dalam keadaan hidup, namun kemudian dibunuh oleh AN dan dibuang dalam keadaan meninggal dunia,” ujar AKP Nikolas pada Kamis (16/5/2024).

BACA :   Suroto, Saksi Kunci Kasus Vina Cirebon, Mendapat Perlindungan LPSK

Kini, AN ditetapkan sebagai tersangka atas kasus rudapaksa terhadap NN dan dikenakan Pasal 81 juncto 76D serta Pasal 82 juncto 76E UU RI No. 17 tahun 2016. Sedangkan NN dijerat dengan Pasal 341 dan Pasal 342 KUHP.

Proses penyidikan masih berlangsung, dan kedua pelaku kini menjalani penahanan di Mapolres Lampung Tengah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Pertanyaan Umum (FAQ): Kasus Pelajar SMK di Lampung Tengah Buang Bayi di Kolam Ikan


1. Apa yang terjadi dalam kasus ini? Pelajar SMK di Lampung Tengah, AN (18), membuang bayinya yang baru dilahirkan oleh kekasihnya, NN (17), ke kolam ikan setelah membunuhnya. Mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh anak-anak yang bermain di sekitar kolam.

2. Siapa pelaku dalam kasus ini? Pelaku utamanya adalah AN, seorang pelajar SMK berusia 18 tahun. Ia adalah ayah dari bayi yang dibuang. NN, kekasih AN dan ibu dari bayi tersebut, juga terlibat dalam kasus ini.

3. Bagaimana bayi tersebut bisa ditemukan? Mayat bayi ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain hujan di sekitar kolam ikan di Kampung Tanjung Jaya, Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah.

BACA :   Pertemuan Haru Penuh Syukur: Orang Tua dan Siswa SMK Lingga Kencana Kembali Bertemu di Depok

4. Apa alasan pelaku membuang bayi tersebut? Pelaku AN merasa malu dan belum siap untuk menjadi orang tua karena bayi tersebut adalah hasil dari hubungan di luar nikah dengan NN.

5. Apa tindakan yang diambil oleh pihak berwajib? Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap AN di rumahnya. Mereka juga mengungkap identitas NN sebagai ibu dari bayi tersebut. Kedua pelaku kini ditahan dan menjalani proses hukum.

6. Apa pasal yang dikenakan kepada pelaku?

  • AN dikenakan Pasal 81 juncto 76D dan Pasal 82 juncto 76E UU RI No. 17 tahun 2016 terkait rudapaksa.
  • NN dikenakan Pasal 341 dan Pasal 342 KUHP.

7. Bagaimana kondisi jasad bayi saat ditemukan? Jasad bayi ditemukan dalam kondisi bengkak, tali pusar masih menempel, dan mulai membusuk serta mengeluarkan bau tidak sedap.

8. Di mana pelaku ditangkap? Pelaku AN ditangkap di rumahnya di Kampung Goras Jaya, Kecamatan Bekri, Lampung Tengah.

9. Bagaimana status hukum kedua pelaku saat ini? Kedua pelaku sedang menjalani penahanan di Mapolres Lampung Tengah dan proses penyidikan masih berlangsung untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

10. Apa harapan dari pengungkapan kasus ini? Kasus ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya tanggung jawab dan konsekuensi dari setiap tindakan, terutama dalam hubungan di luar nikah.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS