Indonesia Updates
PatiBeritaJawa TengahNasional

Kasus Main Hakim di Pati: Tersangka Bertambah Jadi 3, Motif Masih Simpang Siur

×

Kasus Main Hakim di Pati: Tersangka Bertambah Jadi 3, Motif Masih Simpang Siur

Sebarkan artikel ini
Image Credit Istimewa - Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Alfan Armin.
Image Credit Istimewa - Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Alfan Armin.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Jumlah tersangka dalam kasus main hakim sendiri terhadap bos rental mobil di Pati, Jawa Tengah, bertambah menjadi tiga orang. Ketiga tersangka, termasuk AG (34) yang baru ditangkap, diduga berperan dalam provokasi dan penganiayaan yang berujung tewasnya bos rental mobil asal Jakarta.

Sebelumnya, dua tersangka lain, EN (51) dan BC (37), telah ditangkap karena diduga sebagai provokator dan terlibat dalam penganiayaan terhadap empat orang yang ingin mengambil mobil rental, termasuk bos rental mobil.

Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Alfan Armin, menjelaskan bahwa AG membawa mobil rental dan turut melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Motif Masih Simpang Siur

Motif di balik aksi main hakim ini masih simpang siur. AG mengaku bahwa mobil tersebut dipinjam dari saudaranya, namun polisi masih mendalami keterangan tersebut.

BACA :   Terbongkar! 3 Tersangka Baru Penganiayaan Taruna STIP Terungkap, Total Pelaku Jadi 4

Polisi Fokus Usut Tindak Pidana

Polisi saat ini fokus pada penyelesaian kasus penganiayaan dan main hakim sendiri yang mengakibatkan tewasnya bos rental mobil. Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Korban Luka Masih Dirawat

Sementara itu, tiga korban pengeroyokan yang dirawat di RSUD Soewondo Pati kini sudah berangsur membaik dan dapat dimintai keterangan.


Pertanyaan Umum (FAQ): Kasus Main Hakim di Pati


Q: Apa yang terjadi di Pati?

A: Sebuah kasus main hakim sendiri terjadi di Desa Sumbersoko, Pati, Jawa Tengah. Empat orang yang diduga maling mobil dihakimi massa hingga mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia.

Q: Berapa jumlah tersangka?

A: Saat ini terdapat tiga orang tersangka, termasuk AG yang baru saja ditangkap.

BACA :   Kereta New Generation: Naik Kereta Makin Nyaman dan Canggih di Tahun 2024!

Q: Apa motif aksi main hakim tersebut?

A: Motifnya masih simpang siur. AG mengaku membawa mobil rental, namun polisi masih mendalami keterangan tersebut.

Q: Bagaimana kelanjutan kasus ini?

A: Polisi fokus menyelidiki tindak pidana penganiayaan dan main hakim sendiri. Ketiga tersangka terancam Pasal 170 KUHP dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Q: Bagaimana kondisi korban luka?

A: Tiga korban yang dirawat di RSUD Soewondo Pati sudah membaik dan bisa dimintai keterangan.

Q: Pelajaran apa yang bisa diambil dari kejadian ini?

A: Kasus ini menjadi pengingat untuk tidak main hakim sendiri. Masyarakat harus mengutamakan proses hukum dalam menyelesaikan masalah.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS