Indonesia Updates
BlitarJawa Timur

Dua Kurir Narkoba Senilai Rp 1,5 Miliar Ditangkap di Kota Blitar

×

Dua Kurir Narkoba Senilai Rp 1,5 Miliar Ditangkap di Kota Blitar

Sebarkan artikel ini
Image Credit Idik Fibrianto/Beritasatu.com - Wakapolres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika (kiri) saat konferensi pers dua tersangka kurir sabu-sabu asal Jakarta dan Depok, di Mapolres Blitar Kota, Senin, 24 Juni 2024.
Image Credit Idik Fibrianto/Beritasatu.com - Wakapolres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika (kiri) saat konferensi pers dua tersangka kurir sabu-sabu asal Jakarta dan Depok, di Mapolres Blitar Kota, Senin, 24 Juni 2024.

INDONESIASUPDATES.COM, NASIONAL – Polres Blitar Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi senilai Rp 1,5 miliar. Dua orang kurir dari luar kota yang hendak mengambil barang haram tersebut ditangkap oleh aparat kepolisian.

Identitas Pelaku:

  • AM alias Amat (26) warga Kampung Duri, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
  • KG alias Kris (34) warga Jalan Rawa Raya III Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

Kronologi Penangkapan:

  • Berawal dari laporan warga terkait dugaan transaksi narkoba di wilayah Kota Blitar.
  • Petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku di Jalan Kalpataru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

Barang Bukti:

  • Sabu-sabu seberat 379,42 gram
  • Pil ekstasi berwarna putih biru sebanyak 328 butir
  • Pil ekstasi berwarna ungu putih sebanyak 237 butir

Modusnya:

  • Barang haram tersebut disimpan di dalam lampu senter dan tas selempang.
  • Sistem ranjau digunakan untuk menyembunyikan barang bukti.

Motif Pelaku:

  • Pelaku mengaku ditawari pekerjaan oleh seseorang untuk mengambil barang di Blitar dengan imbalan uang Rp 2 juta.

Dampak Gagalnya Peredaran Narkoba:

  • menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba
  • mencegah peredaran narkoba yang lebih luas di masyarakat
BACA :  Bus Rombongan Siswa SMP Terlibat Kecelakaan di Mojokerto, 6 Orang Terluka

Pasal yang Disangkakan:

  • Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penanganan Selanjutnya:

  • Kasus ini masih ditangani Polres Blitar Kota.
  • Polisi tengah menyelidiki jaringan pengedar di atas kedua pelaku.

Apresiasi:

Penangkapan ini patut diapresiasi sebagai upaya aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Masyarakat diharapkan untuk terus membantu dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungannya.


Pertanyaan Umum (FAQ): Penangkapan Kurir Narkoba Rp 1,5 Miliar di Kota Blitar


1. Apa yang berhasil digagalkan oleh Polres Blitar Kota?

Polres Blitar Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi senilai Rp 1,5 miliar.

2. Berapa orang yang ditangkap?

Dua orang kurir dari luar kota yang hendak mengambil barang haram tersebut ditangkap oleh aparat kepolisian.

3. Siapa saja identitas pelakunya?

  • AM alias Amat (26) warga Kampung Duri, Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
  • KG alias Kris (34) warga Jalan Rawa Raya III Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.

4. Di mana mereka ditangkap?

Kedua pelaku ditangkap di Jalan Kalpataru, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

BACA :  Pemkot Surabaya Tegas Melarang Judi Online Bagi ASN dan Non-ASN, Sanksi Berat Menanti Pelanggar

5. Apa saja barang bukti yang disita?

  • Sabu-sabu seberat 379,42 gram
  • Pil ekstasi berwarna putih biru sebanyak 328 butir
  • Pil ekstasi berwarna ungu putih sebanyak 237 butir

6. Bagaimana modus operandi para pelaku?

  • Barang haram tersebut disimpan di dalam lampu senter dan tas selempang.
  • Sistem ranjau digunakan untuk menyembunyikan barang bukti.

7. Apa motif para pelaku?

  • Pelaku mengaku ditawari pekerjaan oleh seseorang untuk mengambil barang di Blitar dengan imbalan uang Rp 2 juta.

8. Apa dampak dari gagalnya peredaran narkoba ini?

  • menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba
  • mencegah peredaran narkoba yang lebih luas di masyarakat

9. Pasal apa yang disangkakan kepada para pelaku?

  • Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

10. Bagaimana penanganan selanjutnya kasus ini?

  • Kasus ini masih ditangani Polres Blitar Kota.
  • Polisi tengah menyelidiki jaringan pengedar di atas kedua pelaku.

Informasi tambahan:

  • Masyarakat diharapkan untuk terus membantu dengan memberikan informasi kepada pihak berwenang jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungannya.

Semoga informasi ini bermanfaat!


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS