Indonesia Updates
BeritaJawa TimurNasional

Ayah Diduga Depresi Bunuh Anak Balita, Jalani Tes Kejiwaan

×

Ayah Diduga Depresi Bunuh Anak Balita, Jalani Tes Kejiwaan

Sebarkan artikel ini
Image Credit Antara/ Istimewa - Tragis! Ayah di Tulungagung Diduga Bunuh Anak Balita Sendiri. Depresi atau Ada Motif Lain?
Image Credit Antara/ Istimewa - Tragis! Ayah di Tulungagung Diduga Bunuh Anak Balita Sendiri. Depresi atau Ada Motif Lain?

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Satreskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur, tengah menangani kasus dugaan pembunuhan anak di bawah umur. RAP (29), seorang ayah tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih balita.

Menurut Iptu Nursaid, Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polres Tulungagung, korban ditemukan tewas di ruang tamu rumahnya di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan. Pihak kepolisian berencana melibatkan psikolog dalam proses penyidikan untuk mengetahui motif pelaku.

“Kami akan melibatkan psikolog untuk memastikan apakah tersangka melakukan pembunuhan ini karena mengalami gangguan jiwa,” ujar Nursaid pada Senin, 13 Mei 2024.

Dugaan depresi berat muncul karena RAP diketahui baru saja dipulangkan dari Taiwan. Ia disebut mengalami masalah kejiwaan yang cenderung labil dan impulsif, sehingga kerap terlibat kerusuhan di lingkungan tempat tinggalnya. Mirisnya, keterbatasan biaya dan kurangnya pengetahuan terkait penanganan depresi membuat keluarga RAP belum sempat mengupayakan pengobatan.

BACA :   Muhammadiyah dan Kemenag Beda Tanggal Idul Adha: Mana yang Benar?

“Sayangnya, meski lingkungan dan keluarga sudah resah dengan perilaku RAP, insiden pembunuhan ini tetap terjadi,” ungkap Nursaid.

Untuk kepentingan penyelidikan dan keamanan warga sekitar, saat ini RAP ditahan pihak kepolisian. Hasil autopsi jenazah korban menunjukkan ia meninggal karena kekurangan oksigen. Hal ini dibuktikan dengan ciri-ciri seperti kuku membiru, pendarahan pada kelopak mata bagian dalam, luka memar di punggung dan telinga kanan, serta luka bekas cekikan di leher.

“Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal karena kekurangan oksigen yang kemungkinan besar diakibatkan oleh cekikan,” jelas Nursaid.

Hingga saat ini, pihak kepolisian baru memeriksa dua orang saksi, yakni ibu dan kakek korban. Penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini masih terus dilakukan.


Pertanyaan Umum (FAQ): Ayah Diduga Depresi Bunuh Anak Balita di Tulungagung


Q: Apa yang terjadi di Tulungagung?

A: Seorang ayah berinisial RAP (29) diduga membunuh anak kandungnya yang masih balita di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan.

BACA :   Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Telan Korban Jiwa, Pencari Barang Bekas Tewas Tertimpa Tembok Rumah Terdampak

Q: Apa motif pelaku?

A: Motif pembunuhan belum diketahui pasti. Namun, pihak kepolisian menduga RAP mengalami depresi berat dan akan menjalani tes kejiwaan.

Q: Adakah riwayat depresi pada pelaku?

A: RAP disebut baru saja dipulangkan dari Taiwan karena masalah kejiwaan yang membuatnya berperilaku labil dan impulsif.

Q: Mengapa keluarga tidak membawa RAP berobat?

A: Keluarga RAP keterbatasan biaya dan tidak mengetahui langkah penanganan depresi yang tepat.

Q: Bagaimana kondisi korban?

A: Hasil autopsi menunjukkan korban meninggal karena kekurangan oksigen akibat dicekik.

Q: Siapa saja yang telah dimintai keterangan oleh polisi?

A: Sejauh ini, pihak kepolisian baru memeriksa ibu dan kakek korban sebagai saksi.

Q: Bagaimana kelanjutan kasus ini?

A: Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk menunggu hasil tes kejiwaan RAP.


IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS