Indonesia Updates
MedanBeritaNasionalSumatera Utara

15 Mantan Personel Polrestabes Medan DPO Kejahatan Jalanan: Melanggar Kode Etik dan Terlibat Kriminal

×

15 Mantan Personel Polrestabes Medan DPO Kejahatan Jalanan: Melanggar Kode Etik dan Terlibat Kriminal

Sebarkan artikel ini
Image Credit Edy Sembiring/MGN - Selebaran berisi wajah personel Polrestabes Medan, Sumut, yang dinyatakan sebagai DPO alias buronan.
Image Credit Edy Sembiring/MGN - Selebaran berisi wajah personel Polrestabes Medan, Sumut, yang dinyatakan sebagai DPO alias buronan.

INDONESIAUPDATES.COM, NASIONAL – Sebanyak 15 mantan personel Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Medan, Sumatera Utara (Sumut) resmi menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atas dugaan keterlibatan mereka dalam aksi kejahatan jalanan.

Ke-15 personel tersebut sebelumnya telah diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) karena melakukan desersi dan pelanggaran disiplin. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi.

“Terhadap 15 orang tersebut itu sudah dilakukan PTDH, pemecatan berdasarkan berdasarkan sidang etik yang dilakukan Polrestabes Medan. Status mereka ada anggota yang sudah di-PTDH terkait dengan berbagai macam pelanggaran,” jelas Hadi, Rabu (19/6/2024).

Menurut Hadi, beberapa dari 15 DPO tersebut melakukan tindak pidana seperti percobaan perampokan, pencurian, dan peredaran narkotika. Keterlibatan mereka dalam aksi kriminal tersebut terungkap setelah putusan PTDH mereka keluar.

Hadi menegaskan bahwa Polri tidak mentolerir tindakan menyimpang anggotanya dan akan terus melakukan penegakan hukum terhadap mereka. “Bahwa polisi terbuka dan memiliki transparansi, kalau yang salah kita nyatakan salah dengan tindakan hukum yang dilakukan, baik itu hukum peradilan sipilnya maupun sanksi yang ada di kedinasan, mulai dari PTDH ataupun yang lainnya,” ungkapnya.

BACA :  Iptu Rudiana Menghilang, Dicari Terkait Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Daftar Nama DPO:

  1. Bripka Sutrisno
  2. Bripka Ari Galih
  3. Aiptu Sutarso
  4. Bripka Riswandi
  5. Brigadir Afriyanto Maha
  6. Brigadir Sapril
  7. Brigadir Muhammad Ade Nugraha
  8. Brigadir Jefri Suzaldi
  9. Brigadir Eliot TM Silitonga
  10. Brigadir Muladi
  11. Brigadir Refandi
  12. Briptu Haris K Putra
  13. Bripda Erdi Kurniawan
  14. Bripda Hasanuddin Sitohang
  15. Brigadir Rudianto Ginting

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota Polri untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat atau mengetahui keberadaan para DPO tersebut.

Sumber:


Pertanyaan Umum (FAQ): 15 Mantan Personel Polrestabes Medan DPO Kejahatan Jalanan


Siapa saja yang masuk dalam DPO?

  • Bripka Sutrisno
  • Bripka Ari Galih
  • Aiptu Sutarso
  • Bripka Riswandi
  • Brigadir Afriyanto Maha
  • Brigadir Sapril
  • Brigadir Muhammad Ade Nugraha
  • Brigadir Jefri Suzaldi
  • Brigadir Eliot TM Silitonga
  • Brigadir Muladi
  • Brigadir Refandi
  • Briptu Haris K Putra
  • Bripda Erdi Kurniawan
  • Bripda Hasanuddin Sitohang
  • Brigadir Rudianto Ginting
BACA :  Ancaman Mogok Kerja Dosen FK Unair: Bela Prof. Budi & Tolak Intervensi Eksternal

Apa saja kejahatan yang mereka lakukan?

Beberapa dari 15 DPO tersebut diduga melakukan tindak pidana seperti percobaan perampokan, pencurian, dan peredaran narkotika.

Mengapa mereka dipecat?

Ke-15 personel tersebut dipecat karena melakukan desersi dan pelanggaran disiplin.

Apa yang dilakukan pihak kepolisian?

Polrestabes Medan telah mengeluarkan poster DPO dan melakukan pencarian terhadap 15 mantan personel tersebut.

Apa pesan moral dari kasus ini?

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh anggota Polri untuk selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya. Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati dan segera melapor ke pihak berwajib jika melihat atau mengetahui keberadaan para DPO tersebut.

Sumber informasi:

Catatan:

  • Informasi ini dapat berubah seiring perkembangan kasus.
  • Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi pihak kepolisian terkait.

IKUTI INDONESIAUPDATES.COM DI GOOGLE NEWS